Akuntansi Biaya Tenaga kerja
Arti Penting Tenaga Kerja
Tenaga kerja merupakan usaha fisik atau mental yang di keluarkan karyawan untuk mengolah produk.
Biaya tenaga kerja adalah harga yang dibebankan untuk penggunaan tenaga kerja manusia tersebut
Penggolongan Kegiatan dan Biaya Tenaga Kerja
Penggolongan menurut fungsi pokok dalam organisasi perusahaan, yang dibagi dalam 3 fungsi pokok yaitu:
a. Produksi, antara lain:
-biaya gaji karyawan pabrik
-biaya keasejahteraan karyawan pabrik
-upah lembur karryawan pabrik
-Upah mandor pabrik
-gaji manejer pabrik
b. Pemasaran, antara lain:
- Upah karyawan pemasaran
- biaya kesejahteraan karyawan pemasaran
- biaya komisi pramuniaga
- gaji manejer pemasaran
c. Administrasi dan umum
- gaji karyawan bagian akuntansi
- gaji karyawan bagian personalia
- gaji karyawan bagian sekretarian
- biaya kesejahteraan karyawan bagian akuntansi, personalia, dan sekretariat
Akuntansi Biaya Tenaga Kerja
- Biaya tenaga kerja dapat dibagi ke dalam tiga golongan besar yaitu:
a. Gaji dan upah reguler
b. Premi lembur
c. Biaya-biaya yang berhubungan dengan tenaga kerja
Pencatatan Gaji dan Upah
Pencatatan gaji dan upah pada saat dibayarkan oleh perusahaan dicatat kedalam rekening Biaya Gaji dan upah.
Total biaya gaji akan didistribusikan kepada departemen yang terdapat dalam perusahaan termasuk departemen produksi.
Jurnal Yang Dicatat
1. Mencatat daftar gaji dan upah
Biaya gaji dan upah Rp xxxxxx,-
Hutang gaji dan upah Rp xxxxxx,-
2. Mencatat pembayaran gaji dan upah
Hutang gaji dan upah Rp xxxxxxx,-
Kas Rp xxxxxx,-
3. Distribusi Gaji dan Upah
Biaya tenaga kerja langsung akan dicatat :
BDP-BTK Dept .... xxxx
Biaya Gaji dan Upah xxxx
Biaya tenaga kerja tidak langsung akan dicatat :
BOP Sesungguhnya xxxx
Biaya Gaji dan Upah xxxx
Kasus Untuk Upah Langsung
Upah Langsung
Suatu perusahaan untuk memproduksi 1 unit produk selesai dibutuhkan tenaga kerja dengan tarif 10.000 per jam. Jam kerja seminggu 40 jam. Selama bulan Juli 2008 dengan jam normal produk yang dihasilkan sebanyak 45 unit .
Biaya tenaga kerja yang dibayarkan
40 x 10.000 = 400.000,
Penyelesaian:
jurnal yang dicatat:
1. Mencatat daftar gaji dan upah
Biaya gaji dan upah Rp 400.000,-
Hutang gaji dan upah Rp 400.000,-
2. Mencatat pembayaran gaji dan upah
Hutang gaji dan upah Rp 400.000,-
Kas Rp 400.000,-
3. Distribusi Gaji dan upah
BDP-BTK Rp 400.000,-
Biaya Gaji dan Upah Rp 400.000,-
Kasus Premi Lembur
Premi lembur merupakan pembayaran lebih apabila para pekerja mampu bekerja melebihi jam normal.
Misalkan seorang pekerja bekerja dalam 1 minggu selama 45 jam atau lebih dari jam normal selama 5 jam dengan tarif per jam sebesar Rp. 10.000 menghasilkan produk, maka kelebihan dari jam normal seminggu dibayar oleh perusahaan dengan tarif 15.000,/jam
Penyelesaian
Premi lembur : Jam Normal perminggu 40 jam, bekerja selama 45 jam terdapat lembur 5 jam dengan jurnal :
Distribusi Gaji dan upah dan lembur
BDP-BTK Rp 450.000,- (45 x Rp 10.000)
BOP Sesungguhnya Rp 25.000,- ( 5 x Rp 5000)
Biaya Gaji dan Upah Rp 475.000,-
Kasus Untuk Bonus
Bonus adalah bayaran yang diberikan sebagai tambahan terhadap bayaran yang biasa diterima pegawai.
Bonus adalah hadiah untuk suatu produktifitas atau usaha yang lebih tinggi.
Misalkan seorang buruh mendapat upah perminggu Rp 312.000,- dari hasil produksi yang dia laksanakan. Pada akhir tahun karyawan tersebut berhak atas bonus = seminggu upah yang diterima,
Penyelesaian
Uang cuti 1 tahun = Rp 300.000 : 50minggu =6.000/minggu
Mencatat Gaji & Upah serta uang cuti:
Biaya Gaji & Upah Rp 156.000
Hutang Gaji & Upah Rp 150.000
Hutang Uang Cuti Rp 6.000
Distribusi Gaji dan upah
BDP-BTK Rp 150.000,-
BOP Sesungguhnya Rp 6.000,-
Biaya Gaji dan Upah Rp 156.000,-

No comments:
Post a Comment