Wednesday, December 21, 2016

Akuntansi Biaya Tenaga kerja


Akuntansi Biaya Tenaga kerja


Arti Penting Tenaga Kerja
Tenaga kerja merupakan usaha fisik atau mental yang di keluarkan karyawan untuk mengolah produk.
Biaya tenaga kerja adalah harga yang dibebankan untuk penggunaan tenaga kerja manusia tersebut

Penggolongan Kegiatan dan Biaya Tenaga Kerja
Penggolongan menurut fungsi pokok dalam organisasi perusahaan, yang dibagi dalam 3 fungsi pokok yaitu:
a. Produksi, antara lain:
-biaya gaji karyawan pabrik
-biaya keasejahteraan karyawan pabrik
-upah lembur karryawan pabrik
-Upah mandor pabrik
-gaji manejer pabrik
b. Pemasaran, antara lain:
- Upah karyawan pemasaran
- biaya kesejahteraan karyawan pemasaran
- biaya komisi pramuniaga
- gaji manejer pemasaran
c. Administrasi dan umum
- gaji karyawan bagian akuntansi
- gaji karyawan bagian personalia
- gaji karyawan bagian sekretarian
- biaya kesejahteraan karyawan bagian akuntansi, personalia, dan sekretariat

Akuntansi Biaya Tenaga Kerja
- Biaya tenaga kerja dapat dibagi ke dalam tiga golongan besar yaitu:
a. Gaji dan upah reguler
b. Premi lembur
c. Biaya-biaya yang berhubungan dengan tenaga kerja

Pencatatan Gaji dan Upah
Pencatatan gaji dan upah pada saat dibayarkan oleh perusahaan dicatat kedalam rekening Biaya Gaji dan upah.
Total biaya gaji akan didistribusikan kepada departemen yang terdapat dalam perusahaan termasuk departemen produksi.

Jurnal Yang Dicatat
1. Mencatat daftar gaji dan upah
Biaya gaji dan upah Rp xxxxxx,-
      Hutang gaji dan upah Rp xxxxxx,-

2. Mencatat pembayaran gaji dan upah
 Hutang gaji dan upah Rp xxxxxxx,-
      Kas Rp xxxxxx,-

3. Distribusi Gaji dan Upah
Biaya tenaga kerja langsung akan dicatat :
BDP-BTK Dept .... xxxx
    Biaya Gaji dan Upah xxxx

Biaya tenaga kerja tidak langsung akan dicatat :
BOP Sesungguhnya xxxx
Biaya Gaji dan Upah xxxx

Kasus Untuk Upah Langsung
Upah Langsung
Suatu perusahaan untuk memproduksi  1 unit  produk selesai dibutuhkan tenaga kerja dengan tarif  10.000 per jam. Jam kerja seminggu 40 jam. Selama bulan Juli 2008 dengan jam normal produk yang dihasilkan sebanyak 45 unit .
Biaya tenaga kerja yang dibayarkan
40 x 10.000 = 400.000,

Penyelesaian:
jurnal yang dicatat:
1. Mencatat daftar gaji dan upah
Biaya gaji dan upah Rp 400.000,-
      Hutang gaji dan upah Rp 400.000,-

2. Mencatat pembayaran gaji dan upah
 Hutang gaji dan upah Rp 400.000,-
      Kas Rp 400.000,-

3. Distribusi Gaji dan upah
  BDP-BTK Rp 400.000,-
      Biaya Gaji dan Upah Rp 400.000,-


Kasus Premi Lembur
Premi lembur merupakan pembayaran lebih apabila para pekerja mampu bekerja melebihi jam normal.
Misalkan seorang pekerja bekerja dalam 1 minggu selama 45 jam atau lebih dari jam normal selama 5 jam dengan tarif per jam sebesar Rp. 10.000 menghasilkan produk, maka kelebihan dari jam normal seminggu dibayar oleh perusahaan dengan tarif 15.000,/jam

Penyelesaian
Premi lembur : Jam Normal perminggu  40 jam, bekerja selama 45 jam terdapat lembur 5 jam dengan jurnal :
Distribusi Gaji dan upah dan lembur
BDP-BTK          Rp 450.000,- (45 x Rp 10.000)
BOP Sesungguhnya               Rp 25.000,- (  5 x Rp    5000)
        Biaya    Gaji dan Upah                    Rp 475.000,-

Kasus Untuk Bonus
Bonus adalah bayaran yang diberikan sebagai tambahan terhadap bayaran yang biasa diterima pegawai.
Bonus adalah hadiah untuk suatu produktifitas atau usaha yang lebih tinggi.
Misalkan seorang buruh mendapat upah perminggu Rp 312.000,- dari hasil produksi yang dia laksanakan. Pada akhir tahun karyawan tersebut berhak atas bonus = seminggu upah yang diterima,

Penyelesaian
Uang cuti  1 tahun = Rp 300.000 : 50minggu =6.000/minggu
 Mencatat Gaji & Upah serta uang cuti:
Biaya Gaji &  Upah          Rp 156.000
    Hutang Gaji & Upah                           Rp 150.000
    Hutang Uang Cuti                               Rp    6.000

Distribusi Gaji dan upah
  BDP-BTK Rp 150.000,-
  BOP Sesungguhnya Rp     6.000,-
      Biaya Gaji dan Upah Rp 156.000,-





Artikel Terkait

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © - Proudly powered by Blogger